HUMOR: Perang di Lebanon

29th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Orang Libanon Selatan naik pamornya sejak berhasil mengalahkan Israel dalam perang bulan lalu. Meskipun ribuan rumah, jembatan, jalan, dan gedung-gedung hancur dihajar rudal Israel, dan korban tewas dan luka-luka berjatuhan, orang Libanon tetap bisa guyon. Banyak lelucon
beredar. Salah satunya kami kutipkan untuk Anda di bawah ini.

Seorang petani tembakau di Libanon Selatan bernama Abu ‘Abid menelfon PM Israel Ehud Olmert.
"Mr. Olmert?!"
"Ya, saya sendiri."
"Saya Abu ‘Abid dari Libanon Selatan. Dengan ini kami rakyat Libanon menyatakan perang dengan Israel!"
"Baik. Berapa orang pasukan infantri Anda?"
"Saya, anak saya, keponakan saya, ipar saya, sepupu saya, dan semua teman saya di warung kopi!"
bellow zero: "Oke. Pasukan saya jumlahnya 1 juta orang, terdiri dari pasukan khusus, intelijen, dan pasukan regular."
"Nggak takut! Kita tetap perang!"
"Oke. Persenjataan apa saja yang Anda punya, Abu ‘Abid?"
"Kami punya sedan Mercedes tahun ‘86, ditambah truk sayur ipar saya, dan masing-masing anggota pasukan bawa cangkul, garu, dan sekop. Oh iya, linggis juga ada!"
"Oke. Saya punya 300 rudal nuklir. 200 jet tempur. 25 kal perusak. 700 tank Merkava."
"Nggak takut! Kita tetap perang!"
"Baiklah. Karena kamu pemberani saya akan menambah jumlah pasukan saya jadi 2 juta orang!"
"Mr. Olmert. Kita batalkan saja perang ini."
"Kenapa? Takut ya..?"
"Bukan. Kami nggak mampu ngasih makan 2 juta tawanan perang."
Telepon ditutup.*

Sumber: [dzik/hidayatulah.com]

OH NO!!!….

29th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Tadi pagi meeting besar, seperti biasa di pimpin papi ganteng.

Dan today is the last day to me….coz next week, i have additional job to handle purchasing…

Hope I can do my job as good as i can…AAAAMMMMMIIIIIIIIIIIIINNN……..

tar sore mau ke Quantum lagi, ada urusan bisnis, after that…dinner with My Rainbow…(ehem…sssuiitt..ssuuiitt…!!)

Hari ke 6 Ramadhan 1427H, blom juga puasa nich, padahal br dapet 2 hr puasa udh kena "lampu merah"…(Hiks..hiks…hiks)

Hari pertama puasa jg ga ikutan, gara2 masih sakit, ga kuat puasa krn hrs minum obat.

Ga puasa ga enak ya sementara everybody home & in the office pada puasa, apalagi pernah ga ikut sahur, sarapan juga nggak sempet di rumah, lunch juga ga bs (males turun beli maem + ga enak klo makan di kntr), walhasil perut gemericik terus all day long!

Tau ga siiiiiii…….sejak bulan puasa ini, setiap pulang kantor rasanya seperti sedang pulang mudik!!!

AMPUUUUNN…TOLOOOONG….Muaaaaceeet cet cet!

Sepanjang jalan kuningan - sudirman - casablanca - kp.melayu = jalan pantura sewaktu musim arus mudik.

ck..ck..ck..ck..

(ada yg mau comment?..)

HuMor: Alasan Seorang Ibu Melarang Anaknya Memakai Jilbab.

29th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Seorang anak merajuk pada ibunya."Bu, aku pake jilbab ya!"
Bu Mar melotot menatap anak semata wayangnya. "Tidak. Tidak boleh!"
"Ah, Ibu. Boleh ya? Please!"
"Tidak. Kok ndak ngerti juga kamu!"
Si anak semata wayangnya tertunduk sedih. Lalu berkata, "Ibu, aku kan
pingin banyak teman. Teman-temanku banyak yang pake jilbab. Lagian itu
kan perintah Allah, Bu."
Bu Mar mendesah. "Ibu tahu pake jilbab itu perintah Allah, ajaran
agama. Tapi kamu tetap tidak boleh. Ora ilok!"
"Kenapa, Bu?"
Tambah panjang Bu Mar mendengus. Matanya serasa hampir copot dari rongganya.
"Kenapa? Sis, kamu itu laki-laki, Nak! Wong lanang. Masak laki-laki
pake jilbab! Edan!"

*sekedar pelepas jenuh di kala suntuk*:-)

Ga enak hati jadinya….

28th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Duuuuh…..dah seminggu ini pasca Solution Day, kok rasanya gimanaaaaa…..gitu…

Ngantor jadi ga ada kerjaan yg berarti gini….aneh de…

Maybe untuk kebanyakan orang ngga ada kerjaan di kantor itu HAPPY namanya, but for me…

OH NO!..IT WAS DISSASTER!!!

dua huruf yg bs menggambarkannya: B T

Tolong, beri aku kerjaan wahai rekan2 satu kantor….

walaupun aku tau kalian juga belom tentu ada kerjaan…. (Wakakakak…)

EHEM…kecuali, kang dillah, yg sedang sibuk beralih profesi jadi DEBT COLLECTOR!

Terus, My Rainbow yg setia menemani hari2 jadi ga se B T yg ku kira.

Oia, pak Her juga baik, suka nganter pulang (walau sampai karet doank…)

De Javu

5 Ramadhan 1427H

28th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Hari ini adalah hari kedua punya blogsome, dan hari ke 5 ramadhan 2006, dan kalau ada waktu, blog ini akan jadi diary ku di dunia maya, everybody are welcome to read, but no comment added please….he3x…

wish me luck,

GAMBATTE NAKUCHA!!

De Javu

Tuhan adalah kejahatan?

28th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya". "Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor, Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"
 
"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."

Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya." Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

Where is Happiness?…

28th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Ada dua ekor anjing yang bersahabat. Anjing yang besar dan anjing yang kecil. Anjing yang kecil selalu mengeluh tentang penderitaan hidupnya dan selalu berharap kapan kiranya dewa keberuntungan akan datang untuk menolongnya agar terlepas dari penderitaan dunia.

Anjing yang tua selalu menasehati anjing yang kecil dan berkata:
"Meskipun tak punya rumah tetapi kita bisa tinggal di manapun. Hidup di dunia ini asal tidak mengalami kelaparan dan kedinginan sudah cukup. Jika dipelihara oleh manusia dan menjadi seekor anjing yang
meminta belas kasihan majikan, maka akan kehilangan kebebasan dan kehormatan."

Anjing kecil tersebut tidak mau mendengar nasehat anjing tua, selalu bermimpi bahwa dirinya –dari anjing yang bebas mengembara– menjadi anjing yang dipelihara manusia.

Pada suatu hari, anjing kecil tersebut pergi ke tempat peramal dan bertanya: "Dimanakah kebahagiaan itu berada?"
"Kebahagiaan itu berada pada ekor kamu!"

Setelah mendengar kata-kata tersebut, anjing kecil tersebut mati-matian berputar ingin menggigit ekornya untuk menangkap kebahagiaan. Dia lari sekuat-kuatnya hingga berkeringat, tetapi tetap tidak dapat menggigit ekornya.

Akhirnya dengan letih dia berkata kepada anjing tua: "Menurut ramalan, kebahagiaan saya berada pada ekor saya. Tetapi saya tidak dapat menangkap kebahagiaan. Tolong beritahu, bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan kebahagiaan?"

Anjing tua dengan tersenyum berkata: "Saya mencari kebahagiaan dengan berjalan menuju ke depan. Tidak pernah berkeluh kesah tentang masa lampau, tidak pernah kuatir dan takut tentang keadaan sekarang dan juga tidak pernah kuatir tentang masa yang akan datang. Asalkan kaki saya melangkah ke depan maka kebahagiaan yang berada di ekor saya pasti mengikuti saya."
 
Dimanakah sesungguhnya kebahagiaan berada? Rasa curiga sering membuat kita jauh dari pandangan kebahagiaan.

Keragu-raguan sering membuat kita kehilangan kesempatan untuk memperoleh kebahagiaan. Demikian pula rasa iri hati membuat pandangan kita kabur terhadap kebahagiaan, dan melamun membuat kita lepas dari pelukan kebahagiaan.

Jangan mencari kebahagiaan di luar diri, jangan mengemis kepada siapapun. Kebahagiaan berada di dalam batin kita sendiri.***

———— —
Disadur oleh : Tan Chau Ming dari bukunya Maha Bhiksu Shing Yun "I Zhe Lu Hwa Liang Yang Ching"

Pencarian Cinta Sejati

27th Sep 2006 Author: dejavurainbow

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, Dan lagu cinta yang lembut.
Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu
Kasih?
Raka Dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat,
Beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. Ya,
Tentang cinta.

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang
Rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam
Tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam Dan menciptakan Hawa. Semua pria
Mencari tulang rusuknya yang hilang Dan saat menemukan wanita untuknya,
Tidak lagi merasakan sakit di hati."

Setelah menikah, Dara Dan Raka mengalami masa yang indah Dan manis untuk
Sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan
Masing-masing Dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka
Menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai
Menyisihkan impian Dan cinta satu sama lain.

Mereka mulai bertengkar Dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin
Panas.
Pada suatu Hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah.
Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, "Kamu nggak cinta lagi sama
Aku!"

Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara Dan secara spontan balik
Berteriak, "Aku menyesal Kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang
Rusukku!"

Tiba-tiba Dara menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat.
Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah
Dia dengar.

Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang
Telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali.

Dengan berlinang air Mata, Dara kembali ke rumah Dan mengambil
Barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang
Rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan Kita berpisah Dan mencari pasangan
Sejati masing-masing."

Lima tahun berlalu.
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan
Dara.
Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, Dan
Kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang
Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk
Kembali, Dara tak menunggunya.

Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, IA merasakan
Ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia
Merindukan Dara.

Suatu Hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat
Ketika banyak terjadi pertemuan Dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya
Oleh sebuah dinding pembatas, Mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik… Ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat.
Kamu
Tahu nomor telepon Kita, belum Ada yang berubah. Tidak akan Ada yang
Berubah.

Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
"Good bye…."
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati.
Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya Dan kembali merasakan sakit
Di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara,
Tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling Kita
Cintai. Dan akibatnya seringkali adalah PENYESALAN
"